Sajak terjemahan : Setiap Satunya Berqasidah Mei 25, 2009
Posted by Ismi Nailofar in Uncategorized.trackback
Penulis telah menelusuri Laman saifulislam.com, lalu bertemu sajak Each One Sing – dari seorang responden yang telah memberi reaksi kepada salah satu artikel yang ada di situ. Penulis tertarik dengan makna puisi ini –yang sebenarnya interteks makna dari Surah al-Israa ayat 44 : Setiap sesuatu bertasbih memuji Allah tanpa henti di alam ini melainkan Manusia dan jin- lalu menerjemahkannya seadanya.
Penulis akur pada proses penterjemahan yang selalu menuntut akan adanya berapa hal yang harus dikorbankan. Pendirian penulis, makna terasnya harus kekal meski terpaksa menghilangkan lagu asli puisinya. Pada sebahagian rima tersusun yang hilang penulis mengganti dengan teknik enjembermen- suatu teknik yang biasa digunakan oleh YB Dato’ Ariffin Arif dan ramai lagi dalam sajak-sajak mereka. Mudah-mudahan yang kurang arif BI bisa menikmati makna puisi itu dalam Bahasa Melayu. Seadanya.
Wallahualam
Rujuk silang :
Ustaz Hasrizal Abdul Jamil dalam Agenda 2008: Apa Erti Saya Menganut Islam ( lihat pemberi respon ke-14 ) http://saifulislam.com/?p=1216
Setiap Satunya Berqasidah
( diterjemahkan oleh Ismi’ Nailofar )
Setiap satunya berqasidah padaMu dengan qasidahnya yang tersendiri…
Dari sesayap lalat
ke jejalur sinar suria
setiap satu berqasidah padaMu dengan qasidahnya yang tersendiri
Semuanya akur Engkaulah Yang Maha Esa
Sebuah mata air memancut dari tubuh bonda buat menyusui anakandanya
Dari satu biji benih tunggal maka membesar menjadi sepohon pokok
Lihatlah apa yang terjadi padanya sambil ia menghidu tenaga hayat yang meletakkan larian nafas di peparu kita
Kaulihat sang lebah
mempertahankan sarangnya sungguhpun mati sesudah menyengat
di dalam sarangnya itu beribu-ribu bentuk segienam yang secara geometrinya menampung isipadu terbanyak dalam ruangan kecil dan rasa yang terhalus dari kemanisan bebunga yang mereka debungakan menerbitkan air liur dari mulutmu
Dan pada setiap musim semi bebenih bercambah dan rena-rena indah mencolok kembali sediakala lalu sirna pabila musim bergantian hanya untuk dilahirkan kembali tahun hadapan dengan cara dan jalannya tersendiri
Kekadang sambil berbaring sepanjang malam aku bersandar menetap bebintang
yang mengekalkan sinar pada kegelapan lalu membantu kita mencari arah tuju
hingga waktu pagi suria terbit lalu menerangi siang sungguh cerah hingga kupicing mataku dan aku cuma merasa hangat sinarannya hingga awan-gemawan berarak di atas kepalaku dan memberikanku perteduhan yang paling sempurna membawa rahmat pada setiap rinai hujannya yang menghilang dahagaku dan tumbuh-tumbuhan hidup meminumnya lewat akar yang tersembunyi memegang lengannya yang dihulurkan ke arahku sambil menawarkan buah-buahan
sungguh ranum
kuapit
dengan gigiku
dengan kekaguman pada sekitaran dalam nazrahku
Namun bagaimana mataku melihat
dan bagaimana mindaku mengetahui
yang penciptaan sebegitu perlukan sesuatu yang mengawalnya
Sesuatu Yang Maha Berkuasa
Yang Maha Pemurah
Bahan-bahan dan galian
tumbuh-tumbuhan dan haiwan
semuanya saling bertaut dan dilestarikan seluruhnya
dan manusia
dengan mindanya
pun tersedar pada wujud diri di ruang-masa
lantas mampu memilih untuk menggelintar
hingga bertemu dengan kuasa yang tak bisa dilihat
atau terus membuta
namun apalah maknanya
Para Anbiya’ diutus sepanjang zaman
membantu kita melihat lantas menunjuk jalan
agar kita tak tercampak ke jurang binasa
rapatkan nazrahmu lalu perhatikan perutusan mereka -
sama sahaja
Jadi bagaimanalah kita keliru akan jalan haq dan mendapati kebenaran itu batil seperti lagu Marvin yang berkata, “ Tell me what’s Going On ? i”
apalah gunanya ?
Ya ampunii bagaimana tidak hidup jadi sia-sia dan kebahagiaan itu suatu benda yang bisa dibeli
Kaulihat pencarian itu
maknanya
apa yang kaucari
ya ampun bilakah kautemui
Kau terawang-awang dalam anganan
namun pabila kau bangkit sudah terlanjur buat berbuat sesuatu
demi masa yang telah berlalu
apa yang kau -patut, bakal, boleh- katakan
tapi
sayang sekali
Petanda demi petanda ada di mana-mana
bak senafas udara
pada mulanya kau mungkin tak melihatnya tapi kautahu ia di situ
DIA tak biarkan kita sendirian menggelintar apa yang haq dan batil
ia ada di dalam dirimu
segala sesuatu di sekitarmu
dan di dalam al-Quranul Karim
Setiap satunya berqasidah padaMU dengan qasidahnya yang tersendiri
Dari sesayap lalat
ke jejalur sinar suria
Setiap satunya berqasidah padaMu dengan qasidahnya yang tersendiri
Semuanya akur Engkaulah Yang Maha Esa
Sajak Asal :
EACH ONE SINGS
Each one sings to You with its own special tongue …
From the wings of a fly
To the rays of the sun
Each one sings to You with its own special tongue
All proclaiming that You are The One.
A Fountain springs from the mother to bring milk to her young
From a single seed there grows a tree,
Look what it’s become
As it exhales the life that puts breath in our lungs
you see, the bee defends its hive
even though it dies once it has stung
inside its honeycomb
thousands of hexagons
which geometrically hold the most volume
in the smallest space
and the smallest taste
of the sweetness from the flowers that they pollinate
makes your mouth salivate
and each spring time seeds germinate
and the beautiful brilliant colors come back all the same
as the seasons alternate, they fade away
only to be reborn again next year somehow some way
on my back looking at the stars, sometimes all night I lay
keeping the light on in the dark and helping us find the way
until the morning time the sun rises and lights the day
so bright I close my eyes and I just feel its rays
and then the clouds come over my head and give me the perfect shade
bringing that mercy to quench my thirst in every drop of rain
and the plant life
drinks with its hidden roots
holding its arms out to me offering its fruits
so ripe
I take a bite
In awe of these surroundings within my sight
But how does my eye see
And how does my mind know
That creation necessitates something in control
An All Powerful
All Merciful
Elements and minerals
The plants and the animals
All interconnected and sustained by the whole
And mankind
With his own mind
Is conscious of his existence in this space and
And can choose to search until he finds
or just to stay blind
to the unseen
but what does it mean
Prophets sent through all the ages to help us see
And to show the way
To not be led astray
Look close and see their message was always the same
So like that Marvin song Tell me what’s Going On?
How do we confuse the righteous path and get the truth all wrong
what is the purpose
Oh how could life be worthless
And happiness a type of thing that man could purchase
You see the search is
the meaning
of what you find
oh when you find
you’re dreaming
but when you wake up its too late to make up
for the past
all that shoulda, woulda, coulda you will say but
alas
the signs were everywhere
just like a breath of air
you may not see it at first but you know its there
HE did not leave us here alone to find out right and wrong
It is within you
All around you
and in the Holy Quran
Each one sings to You with its own special tongue
From the wings of a fly
To the rays of the sun
Each one sings to You with its own special tongue
All proclaiming that You are The One.
Authored by Akhuhum Fil Islaam, ‘Abdul Aziz (07/06/2007)- Seattle, US.
i Tidak diterjemahkan kerana tidak menterjemahkannya membantu pembaca membuat track back pada lirik lagu yang asli.
ii Ya ampun = ekspresi biasa yang dipertuturkan dalam Bahasa Melayu dialek Tawau yang meledakkan rasa kejutan atau kecewa. Rujuk silang boleh diperolehi di : http://ms.wikipedia.org/wiki/Loghat_Tawau



Komentar»
No comments yet — be the first.